TBIG Bangun Kesiapan Inovasi melalui Ideasi & Prototype AI
“Sangat baik. memenuhi kebutuhan kompetensi teknologi terkini.”
Radix Satrio Ramadhan
FTTH Back End Department Head at TBIG
Ringkasan Eksekutif
Tim Tower Bersama Group (TBIG) menghadapi tantangan dalam mempercepat adopsi AI di seluruh organisasi, terutama dalam menerjemahkan ide AI menjadi prototipe nyata.
Banyak tim bisnis menemui kesulitan dalam merumuskan masalah bisnis menjadi pernyataan masalah yang sesuai untuk solusi AI. Selain itu, terdapat kesenjangan keterampilan dalam pembuatan prototipe cepat yang dapat dikomunikasikan dengan jelas kepada tim teknis serta mempertimbangkan batasan tata kelola data.
Untuk mengatasi tantangan ini, RevoU mengadakan pelatihan AI Innovation Lab selama 2 bulan secara hybrid. Program ini mencakup konsep ideasi AI, prompt engineering untuk UI, hingga praktik langsung pembuatan prototipe menggunakan tools AI seperti v0.
Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengikuti sesi mentoring intensif untuk menyempurnakan prototipe mereka berdasarkan kasus nyata TBIG, yang kemudian dipresentasikan pada Pitching Day di hadapan juri dan stakeholder internal.
Tentang TBIG
Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG) adalah salah satu perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi terkemuka di Indonesia. TBIG fokus pada penyediaan solusi menara telekomunikasi dan infrastruktur pendukung untuk mendukung konektivitas digital di seluruh Indonesia.
Tantangan yang Dihadapi
Tim TBIG menghadapi beberapa tantangan utama dalam kesiapan adopsi AI:
Kesulitan dalam Problem Framing: Terbatasnya kemampuan untuk menstrukturkan pain points bisnis menjadi pernyataan masalah AI yang jelas.
Kesenjangan Keterampilan Prototyping: Tim membutuhkan cara yang lebih cepat untuk memvalidasi ide melalui prototipe UI sebelum masuk ke tahap pengembangan teknis.
Kurangnya Kesadaran Tata Kelola Data: Kurangnya pertimbangan terhadap ketersediaan data dan kontrol akses saat merancang solusi AI.
Hasil
Setelah mengikuti pelatihan, tim TBIG mampu:
Mengubah masalah bisnis yang kompleks menjadi prototipe UI fungsional menggunakan AI, serta mempercepat siklus inovasi dari ide ke visualisasi.
Menerapkan standar prompt engineering yang lebih baik, menghasilkan desain UI yang lebih terstruktur dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut oleh tim IT.
Memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap aspek kelayakan data dan tata kelola, memastikan setiap inisiatif AI dibangun di atas fondasi teknis yang realistis.
Hasil Pelatihan


Instruktur
Husein Indra
Head of Technology & Product at Forewave